Avast Press

Avast Ungkap Top Aplikasi Paling Menguras Kinerja Ponsel Android

Written by Avast PR | Agustus 15, 2017

Setahun perbaikan oleh Snapchat, Facebook dan aplikasi lain memunculkan daftar baru di tahun 2017 berisi aplikasi terbanyak dalam mengkonsumsi daya baterai, kapasitas penyimpanan dan data Internet

Jakarta, 15 Agustus 2017 – Tidak perduli jenis aplikasi yang paling Anda sering gunakan, platform seperti media sosial, musik atau penyimpanan cloud mungkin dapat berdampak pada ponsel Android Anda yaitu dengan menguras kinerja ponsel dengan cepat. Avast, selaku pemimpin global pada produk keamanan digital telah merilis laporan Avast Android App Performance & Trend Report Q1 2017 sehingga dapat membantu Anda menjelajahi lautan digital yang berombak untuk mengetahui aplikasi apa saja yang menguras kinerja dengan cepat pada ponsel tercinta Anda.

Melalui penelitian yang terperinci, laporan dari Avast ini berhasil mengidentifikasi 20 aplikasi berikut yang selama ini dianggap “paling rakus” berdasarkan penggabungan dari pengaruh terhadap daya baterai, kapasitas penyimpanan dan penggunaan data Internet. Dengan informasi yang terkumpul lebih dari 3 juta pengguna Android, laporan ini berisi daftar aplikasi yang paling menguras kapasitas ponsel beserta aplikasi pendatang baru yang masuk ke dalam daftar  seperti produk Google dengan aplikasi Play Music, Talkback dan Docs. Aplikasi lama yang sudah ada di daftar aplikasi seperti Facebook, Instagram dan Amazon tetap menghiasai peringkat sekali lagi dalam mengkonsumsi kapasitas penyimpanan.

Sejumlah aplikasi baru terdapat pada daftar untuk pertama kalinya di kuarter ini, meliputi:

  • Google Talkback: Sebagai pendatang baru tertinggi untuk jenis aplikasi yang berjalan saat ponsel dinyalakan atau start-up. Talkback merupakan aplikasi yang umumnya dijalankan oleh aplikasi pihak ketiga dimana artinya aplikasi ini dapat tetap aktif meskipun Anda sudah menyalakan ulang ponsel
  • Google Play Music: Fitur untuk memblok iklan atau ad blocker tampaknya membuat aplikasi musik ini menyedot kinerja ponsel semakin tinggi
  • SHAREit: Dirancang untuk berbagi file melalui Wi-Fi dari suatu perangkat ke perangkat lain, aplikasi populer dari Lenovo ini sangat tergantung pada Wi-Fi sehingga membuatnya menjadi aplikasi peringkat keempat dalam menyedot kinerja ponsel yang dijalankan oleh pengguna
  • Google Docs: Aplikasi pengolah kata sederhana ini merupakan aplikasi peringkat kedua dalam menghabiskan kinerja ponsel Android yang dijalankan oleh pengguna terutama ketika aplikasi terhubung dengan Google Drive melalui 3G dan Wi-Fi
  • Samsung Media Hub: Meskipun pengembangannya telah dihentikan sejak tahun 2014, aplikasi bawaan ini terdapat pada perangkat Samsung lama. Pengguna seharusnya menghapus dan menggantinya dengan versi terbaru yang tersedia
  • Piano Tiles 2: Ketika dicoba pada Samsung Galaxy S6, aplikasi ini dapat mengkonsumsi baterai sampai habis dalam waktu 3,5 jam dengan penggunaan yang konsisten

Hal yang perlu menjadi catatan penting yaitu pada aplikasi yang dikembangkan oleh Google. Sebanyak delapan aplikasi Google terdapat di dalam 10 besar aplikasi yang paling menguras kinerja ponsel, baik yang berjalan di start-up maupun yang dijalankan oleh pengguna. Samsung juga termasuk aplikasi yang menguras kinerja ponsel dengan adanya tujuh aplikasi yang masuk ke dalam daftar. Umumnya, Google dan Samsung menawarkan aplikasi-aplikasi ini sebagai pre-installed pada berbagai perangkat Android.  Untuk aplikasi kirim pesan, ChatOn yang sudah tidak dikembangkan lagi, Google Hangouts dan LINE: Free Calls & Messaging merupakan trio teratas untuk 10 besar aplikasi yang membuat masalah.

Pada kuarter ini, aplikasi yang paling menunjukan perbaikan atau “Most Improved” dipegang oleh aplikasi berkirim pesan gambar Snapchat, media sosial raksasa Facebook dan layanan streaming musik Spotify. Setelah sebelumnya menduduki tiga dari empat posisi teratas untuk aplikasi yang paling banyak menguras kinerja ponsel, termasuk yang berjalan di start-up maupun dijalankan pengguna, ketiga perusahaan ini berhasil melakukan peningkatan agar menjadi aplikasi yang lebih ringan. Aplikasi musical.ly juga pantas diacungkan jempol karena tidak menjadi aplikasi yang banyak menggunakan kapasitas penyimpanan lagi sehingga tidak muncul di daftar aplikasi yang menguras kinerja ponsel.

“Statistik industri menunjukan penjualan smartphone naik 9.1 persen pada kuartal pertama di tahun ini* dan perangkat Android terus mendominasi pangsa pasar. Bagaimanapun juga, smartphone yang memiliki harga terjangkau pun mampu menyediakan fitur kapasitas penyimpanan yang memadai sehingga tingkat penggunaan aplikasi akan semakin tinggi sehingga dapat sangat mempengaruhi performa ponsel.” menurut Gagan Singh, SVP dan GM Mobile Business, Avast. “Mayoritas orang menganggap smartphone merupakan perangkat utama yang digunakan dalam sehari-hari. Dengan mengetahui aplikasi favorit apa yang paling banyak mengkonsumsi daya baterai, data Internet dan kapasitas penyimpanan merupakan hal yang sangat penting sehingga kita dapat mengatur ponsel yang digunakan secara rutin.”

Aplikasi all-in-one untuk membersihkan dan mengotimalkan perangkat ponsel seperti AVG CleanerTM for AndroidTM , produk dari Avast ini dapat membantu untuk mengatur aplikasi yang paling menguras kinerja pada perangkat ponsel Anda. Laporan penuh dapat di download di sini.

Metodologi

Avast Android App Performance & Trend Report dibuat berdasarkan kumpulan data anonim berjumlah lebih berisi lebih dari 3 juta pengguna Android di seluruh dunia. Data aplikasi yang terdapat pada laporan ini mencakup periode waktu Januari 2017 sampai Maret 2017 dan hanya merangkum aplikasi berasal dari Google Play dimana Avast menganalisa minimal ukuran sampel sebanyak 50,000 penggunaan.

* Angka yang direferensikan dari laporan Gartner pada bulan Mei 2017 tentang penjualan smartphone di seluruh dunia.